Tampilkan postingan dengan label dark chocolate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dark chocolate. Tampilkan semua postingan

18.1.13

Manfaat Coklat Hitam

Dark chocolate atau coklat hitam selain lezat, juga memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Khasiat yang benar-benar hebat dari si coklat hitam ini salah satunya dapat menurunkan tekanan darah juga sebagai antioksidan, tapi perlu diingat bahwa coklat mengandung kalori yang cukup besar. Apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat menaikan berat badan yang justru akan meningkatkan tekanan darah.

Kandungan Gizi 1 batang coklat hitam = 41 g
     Energi: 218 kalori
     Protein: 2,3 g
     Karbohidrat: 24,4 g
     Lemak: 13,3 g


Lalu manfaat apa lagi yang bisa diambil dari konsumsi cokelat hitam? Mari kita simak berikut ini yang dilansir dari Huffington Post.
  • Menurunkan risiko stroke. Sebuah penelitian dari Swedia pada tahun 2011 telah membuktikan, makan cokelat 45 gram per hari selama seminggu bisa menurunkan risiko stroke sebesar 20 persen.
  • Meningkatkan kesehatan jantung. Penggemar cokelat harus berbahagia mendengar ini. Karena, makan cokelat dapat meningkatkan kesehatan jantung, seperti menurunkan tekanan darah, kolesterol jahat, dan risiko serangan jantung. Selain itu, cokelat hitam juga merupakan senyawa anti-inflamasi yang menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
  • Membuat kenyang. Cokelat hitam mengandung serat yang tinggi sehingga membuat Anda merasa lebih kenyang saat memakannya. Makan cokelat hitam juga dapat mengurangi kebiasaan ngemil dari makanan manis, makanan asin, dan berlemak.
  • Melawan diabetes. Sebuah penelitian skala kecil pada tahun 2005 menyebutkan, makan cokelat hitam secara teratur bisa meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga risiko diabetes akan berkurang.
  • Melindungi kulit. Manfaat kesehatan lain dari makan cokelat hitam adalah untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari karena senyawa flavonoid dalam cokelat adalah antioksidan yang melawan radikal bebas. Namun, Anda tetap harus mengoleskan tabir surya jika ingin berjemur.
  • Meredakan batuk. Anda tidak bisa berhenti batuk? Bahan-bahan dalam cokelat yang disebut theobromine dapat membantu meredakan batuk Anda. Senyawa ini mengurangi aktivitas saraf di otak yang memicu batuk.
  • Meningkatkan mood. Menikmati cokelat sesekali akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan santai. Karena, menikmati makanan ini adalah salah satu cara untuk menjalani kehidupan yang menyenangkan. Makanya, ambil cokelat hitam dan rasakan manfaatnya dalam meningkatkan suasana hati Anda.
  • Baik untuk melancarkan peredaran darah. Cokelat memiliki sifat anti pembekuan darah yang bekerja seperti aspirin. Jadi, makan cokelat hitam baik untuk sirkulasi darah dalam tubuh.
  • Meningkatkan penglihatan. Karena cokelat hitam baik untuk sirkulasi darah, terutama di sekitar otak, penelitian dari University of Reading pun menyebutkan bila cokelat hitam juga dapat meningkatkan aliran darah ke retina, sehingga ini menunjukkan manfaat cokelat untuk mata. Penglihatan Anda akan menjadi lebih baik berkat rajin mengonsumsi cokelat hitam.
  • Meningkatkan konsentrasi. Masih berkaitan dengan sirkulasi darah, cokelat juga bisa membuat Anda lebih sadar dan waspada. Ketika Anda melakukan sesuatu, Anda akan lebih mampu berkonsentrasi.
Konsumsilah dalam jumlah yang cukup dan seimbang. Jika Anda ingin untuk memasukkan coklat dalam diet anda - pastikan itu dark chocolate/coklat hitam. Batasi untuk 1-2 kotak kecil dalam ukuran porsi dan ingat untuk mengontrol semua makanan dan minuman lain untuk menghindari kenaikan berat badan.

19.3.12

Makan Coklat saat Hamil

Menikmati coklat pada saat hamil? Mengapa tidak? Tak perlu merasa bersalah mengonsumsi cokelat. Sepotong cokelat yang dikonsumsi seminggu tiga kali justru bermanfaat untuk kehamilan Anda.

Simak bukti-bukti yang mendukung pernyataan tersebut :

• Dalam Jurnal Annals Epidemiologi disebutkan bahwa cokelat mengandung senyawa theobromine yang menjaga tekanan darah tetap stabil dan pembuluh darah tetap elastis. Jika rutin dikonsumsi selama hamil, risiko mengalami komplikasi selama kehamilan, seperti preeklamsia, dapat turun hingga 50%.

• Hasil penelitian University of Helsinki, Finlandia, tahun lalu, wanita yang suka makan cokelat selama hamil akan merasa lebih bahagia dan jauh dari stres dibanding yang tidak mengonsumsi cokelat. Hasilnya, sebagian besar wanita yang mengonsumsi cokelat memiliki anak dengan perilaku positif, seperti mudah tersenyum, lebih riang, dan suka tertawa.

Jadi, tak ada alasan untuk menghindari cokelat, kan? Supaya tak terjebak pada kalorinya yang tinggi, pastikan Anda memilih jenis dark chocolate yang minim gula, ya.