11.6.12

Faktor yang Mempengaruhi Ukuran Payudara

Ketika seorang wanita berusia 18-20 tahun, maka ia telah mencapai pertumbuhan yang optimal dari payudaranya. Sehingga ukuran yang didapatkan pada usia tersebut merupakan ukuran maksimal dari payudaranya. Terkadang ukuran ini bisa berubah saat hamil, menyusui atau mengonsumsi obat estrogen tertentu seperti pil KB.

Seperti dikutip dari detikhealth, ada beberapa faktor yang mempengaruhi ukuran payudara seseorang, yaitu:

1. Keturunan
Faktor keturunan memainkan peranan yang cukup besar dalam menentukan ukuran payudara. Biasanya hal ini ditentukan dari ukuran payudara sang ibu. Tapi tidak semua anak memiliki ukuran payudara yang sama dengan ibunya, karena faktor lain juga turut mempengaruhi.
 
2. Usia
Payudara adalah organ yang sangat dinamis dari tubuh manusia, ukurannya mengalami perubahan terus menerus sepanjang usia orang tersebut. Jika sejak muda sudah menggunakan bra yang tepat, maka payudara akan tumbuh dengan baik. Namun jika sudah tua, maka ligament cooper (urat yang mempertahankan bentuk payudara) sudah kehilangan kekuatannya. Itulah yang sebabkan payudara menurun dan mengecil.
 
3. Menstruasi
Ukuran payudara akan sedikit mengalami perubahan selama siklus menstruasi. Perubahan ukuran dari payudara ini biasanya disertai dengan perubahan bentuk puting dan areolanya.


4. Kehamilan
 Selama hamil ada beberapa perubahan dalam ukuran payudara dan sebagian besar perubahan ini menjadi permanen. Payudara akan meningkat dan menunjukkan peningkatan ukuran cup. Beberapa wanita mengalaminya saat kehamilan pertama, tapi ada juga yang mengalaminya setiap kali hamil.
 
5. Diet
Beberapa makanan mengandung zat tertentu yang bisa meningkatkan ukuran payudara seperti kedelai, ginseng, akar dandelion dan semua biji-bijian adas. Karenanya beberapa wanita yang sering mengonsumsi makanan ini kemungkinan memiliki payudara yang lebih besar.
 
6. Kenaikan dan Penurunan Berat Badan
Setiap terjadi perubahan berat badan secara keseluruhan, maka akan mengubah ukuran payudaranya juga. Perubahan ini umumnya bersifat reversible, dalam arti akan kembali ke ukuran aslinya.
 
7. Penyakit
 Beberapa penyakit bisa mempengaruhi ukuran payudara menjadi lebih kecil atau justru membesar.

8. Olahraga
Olahraga dapat mempengaruhi ukuran payudara. Salah satunya adalah bentuk latihan yang bekerja langsung terhadap otot dada yang mendasari jaringan payudara dan membantu mengencangkan payudara. Selain itu yoga dan terapi Ayurvedic juga mempengaruhi ukuran payudara.

7.6.12

Menghitung Berat Badan Ideal


Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan agar terlihat langsing. Akan tetapi apakah penurunan berat badan yang kita capai tersebut sudah sesuai dengan proporsi tubuh kita? Alih-alih ingin tampak langsing ternyata berat badan Anda malah berada di bawah normal. Lalu bagaimana caranya menghitung berat badan ideal?

Berikut ada beberapa cara untuk menghitung berat badan ideal :

A. Rumus Sederhana Cara Hitung Berat Badan Ideal

Perkiraan Berat Badan Normal = Tinggi Badan - 110

Contoh :
Tinggi kita dari kaki sampai kepala : 160 cm
Maka Berat badan kita = 160 - 110 = 50 kg.

- Kelebihan Berat Badan / Overweight = Hasilnya 10% s/d 20% lebih besar
- Kegemukan / Obesitas / Obesity = Hasilnya lebih dari 20% dari yang seharusnya
- Kurus = Hasilnya 10% kurang dari yang seharusnya.

Rumus ini sering dipakai karena memang paling mudah. Cukup dengan mengukur tinggi badan, kebanyakan orang langsung dapat secara instan menghitung perkiraan berat badan normalnya. Namun ketepatan rumus sederhana ini tidak dapat diaplikasikan secara umum. Patokan berat badan ideal pria tentu saja berbeda dengan wanita, begitu pula orang dewasa dan anak-anak.

B. Daftar Perhitungan Berat Badan Ideal

Untuk Mengukur berat badan ideal digunakan 2 cara :
1. Penghitungan Berat Ideal Konvensional
2. Berat Ideal versi Rumus BMI (Body Mass Index)

1. Perhitungan Berat Ideal Konvensional

a. Berat Badan Ideal Bayi (Anak 0-12 bulan)
Rumus = (umur (bln) / 2 ) + 4

b. Berat Badan Ideal untuk Anak (1-10 tahun)
Rumus = (umur (thn) x 2 ) + 8

c. Remaja dan dewasa
Rumus = (TB - 100) - (TB - 100) x 10%
atau
Rumus = (TB - 100) x 90%

d. Ibu Hamil :
Rumus = BBI + (UH x 0.35)

BBIH = Berat Badan Ibu Hamil
UH = Umur Kehamilan dalam Minggu
0.35 = tambahan berat badan kg per minggunya

Penjelasannya sbb:
BBI = (TB-110) jika Tinggi Badan diatas 160 cm
BBI = (TB-105) jika Tinggi Badan dibawah 160 cm
BBI = (TB-100) jika Tinggi Badan dibawah 150 cm

* TB = Tinggi Badan (cm)

Dengan mengikuti perhitungan dari daftar tersebut, Anda akan memperoleh perkiraan berat badan ideal yang seharusnya. Jangan serta merta panik jika berat badan anda tidak tepat dengan angka perhitungan. Sebab range berat badan normal adalah plus/minus 10% berat idealnya.

2. Berat Ideal versi Rumus BMI

Ini cara menghitung berat badan ideal anda versi Body Mass Index (BMI). BMI adalah suatu rumus kesehatan, di mana berat badan seseorang dibagi dengan tinggi badan pangkat dua (m2).

Rumus = (BB) / (TB) * (TB)

Misalnya: BB = 45 kg dan TB = 165 cm, maka

Rumus = (45) / (1.65) * (1.65) = 16.5

Patokan BMI :
BMI < 18.5 = berat badan kurang (underweight)
BMI 18.5 - 24 = normal
BMI 25 - 29 = kelebihan berat badan (overweight)
BMI >30 = obesitas

Mau Turunkan Berat Badan tanpa Olahraga Berat?

Membahas penurunan berat badan memang tidak ada habisnya. Terutama bagi kita kaum wanita, mendapatkan berat badan ideal adalah hal yang sangat berharga, karena dapat menunjang penampilan menjadi lebih baik. Para ahli menyarankan diet sehat ditambah olahraga yang rutin untuk mendapatkan berat badan ideal. Namun, bagaimana bila jadwal yang padat seringkali membuat Anda tidak sempat berolahraga?

Ternyata, ada cara menurunkan berat badan tanpa harus latihan maksimal di gym atau pusat kebugaran. Simaklah tujuh trik berikut yang bisa mengecilkan lingkar pinggang tanpa olahraga fisik yang terlalu berat.

1. Jangan Makan Sebelum Tidur

Jika Anda ingin diet untuk menurunkan berat badan, hindari makan sebelum tidur. Tidak baik tidur dalam keadaan kenyang yang bisa membuat tubuh semakin menimbun lemak. Sebaiknya makan 2 atau 3 jam sebelum tidur agar makanan yang dikonsumsi bisa diproses terlebih dahulu di dalam tubuh.

2. Ganti Latihan Fisik dengan Aktivitas Sehari-hari
Menurunkan berat badan tanpa olahraga bukan berarti Anda bisa bermalas-malasan. Anda bisa mengganti latihan fisik dengan kegiatan sehari-hari, misalnya menjemput anak pulang sekolah atau pergi ke kantor berjalan kaki jika jarak rumah cukup dekat. Mengajak anak bermain ke taman seminggu dua kali, serta memilih menggunakan tangga daripada lift ketika di kantor juga merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang bisa membakar kalori.

3. Konsumsi Buah dan Sayuran
Asupan makanan sangat penting diperhatikan ketika sedang diet. Jangan sampai diet Anda menjadi tidak sehat yang bisa membuat tubuh tidak bertenaga. Maka dari itu, jangan pernah mengurangi atau menghilangkan sama sekali asupan nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, vitamin, mineral bahkan lemak. Perbanyak konsumsi buah seperti stroberi, lemon, apel, ketimun, wortel, dan buah atau sayur lainnya yang berwarna-warni.

4. Pijat
Percaya atau tidak, pijatan bisa membantu Anda membakar kalori dan meluruhkan lemak, meskipun tidak terlalu signifikan (diet sehat dan aktif secara fisik tetap jadi faktor penting dalam penurunan berat badan. Selain itu, pijatan juga memperlancar peredaran darah dan mengencangkan kulit. Untuk hasil yang lebih maksimal, pijat sebaiknya dilakukan di tempat khusus misalnya spa atau klinik kecantikan.

5. Istirahatkan Diri
Kebanyakan wanita yang sedang diet terlalu fokus dengan program penurunan berat badan. Boleh saja fokus, tapi Anda juga butuh istirahat satu hari untuk memanjakan diri. Satu hari itu, Anda bisa makan sepuasnya, apa pun yang diinginkan, misalnya khusus pada hari Minggu. Hal tersebut baik untuk perkembangan program diet ke depannya.

6. Makan dengan Porsi Kecil
Cobalah makan dengan porsi kecil, misalnya Anda menyendok nasi serta daging setengah dari porsi biasanya. Agar tidak terlalu kelihatan sedikit, tambahkan ketimun atau tomat di atas piring supaya kelihatan lebih penuh. Trik ini bisa mengendalikan pikiran Anda agar tidak terbuai dengan kelezatan makanan yang mengandung lemak tinggi.

7. Mengurangi Rasa Lapar dengan Minum
Bagaimana rasa lapar bisa hilang dengan minum? Ketika merasa ingin makan yang banyak karena lapar, Anda dapat mengalihkan rasa tersebut dengan membuat segelas minuman. Anda bisa bikin teh madu hangat atau jus buah yang disukai. Air tidak hanya bisa membantu diet Anda, tapi juga menambahkan cairan, mencerahkan kulit, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

15.5.12

Rahasia Perut Rata

Selain tangan, salah satu anggota tubuh yang paling dikhawatirkan perempuan dapat membesar adalah perut. Tidak sedikit perempuan yang menggunakan korset untuk membuat perut mereka seolah-olah rata.  Perut rata bukan hanya sekadar mimpi. Setiap wanita bisa memilikinya. Sebetulnya apa kunci yang bisa membuat perut benar-benar rata?

Makan Lebih Sering
Makanlah 4-6 kali sehari setiap 4 jam. Banyak orang yang salah aggapan bahwa untuk bisa menguruskan tubuh, kita harus mengurangi makan. Padahal saat kita makan setiap 4 jam, metabolisme tubuh kita akan lebih lancar dan pastinya pembakaran lemak akan lebih cepat. Selain itu, dengan makan secara teratur, porsi makan pun akan lebih terkendali.

Makan Secara Wajar
Dampak dari berkurangnya asupan kalori, tubuh pasti akan memberikan reaksi dan mencari cara untuk mengembalikan kekurangan yang diperlukan tubuh. Karena itu, saat anda merasa ingin mengonsumsi sesuatu, makanlah secara wajar. Ini dapat mencegah agar tidak "rakus" saat ada kesempatan mengonsumsi makanan tersebut. Tapi, tentu saja sebisa mungkin jauhi makanan cepat saji dan minuman bersoda.

Sesuai Golongan Darah
Konsumsilah makanan sesuai golongan darah. Makanan sesuai golongan darah akan lebih mudah dicerna karena lebih sesuai dengan "kebutuhan" tubuh. Informasi seputar makanan dapat diperoleh melalui berbagai buku. Atau bila anda ingin informasi yang lebih meyakinkan, anda bisa mengunjungi dokter gizi atau dietitian yang dipercaya. Tidak sedikit orang yang berhasil diet saat mengonsumsi makanan sesuai golongan darah.

Makan Sayuran Hijau
Setiap kali makan, wajib ada sayuran hijau di atas piring. Konsumsi sayuran hijau dapat menetralisasi zat-zat asam yang masuk ke dalam tubuh yang disebabkan oleh  konsumsi karbohidrat, gula, dan daging.

Sarapan
Jangan lewatkan sarapan. Sarapan adalah ritual makan paling penting sepanjang hari. Setelah tidur malam, tubuh akan memulai kembali bekerja dan mulai membakar lemak yang ada. Karena itu jangan lewatkan ritual sarapan pagi agar tidak kelaparan dan menjadi rakus saat makan siang.

Minum Air Putih
Konsumsi cukup air putih. Air bisa membantu membuang racun di tubuh melalui urin. Selain itu, air juga akan memberikan rasa kenyang lebih lama

Olahraga
Lakukan olahraga perut. Tidak kuat untuk sit up? Lakukanlah sikap plank. Sikap plank adalah tubuh dalam posisi tiarap yang ditopang dengan ujung jari kaki dan kedua siku tangan. Tahan tubuh dalam posisi ini setidaknya 2 menit dan lakukan 3 kali sehari maka lemak-lemak di perut pun akan musnah. Secara bertahap, tingkatkan waktu untuk menahan tubuh dalam posisi seperti ini.

3.5.12

Apa Penyebab Utama Perut Buncit ?

Jangan langsung menyalahkan lemak di perut karena ternyata ada kesalahan-kesalahan umum yang sering dilupakan orang ketika menjalankan program diet. Kesalahan apa sajakah itu?

Pulang kerja, langsung “parkir” di depan televisi.
Mari kita ingat bersama. Saat sampai di rumah, kita langsung mengambil makanan atau camilan dan menghabiskannya di depan televisi. Tanpa sadar, porsi makan malam yang seharusnya sedikit menjadi hampir sama dengan porsi makan siang.

Sebuah penelitian yang dilakukan University of Oulu menyebutkan, orang yang melakukan kebiasaan itu akan dengan cepat menumpuk 10 persen lemak di perut. Bahkan 10 persen lemak yang bertambah itu ditumpuk hanya dalam jangka waktu 2 jam. Pada orang yang tidak menghabiskan makanan di depan televisi pada malam hari atau yang melakukan olahraga ringan saat iklan televisi tengah berlangsung, mereka berhasil melunturkan lemakperut.

Tak bisa lepas dari olahan tepung terigu.
Bagi yang selalu sarapan dengan roti, mungkin Anda akan sedikit sulit jika harus menggantinya dengan menu sarapan lain. Sebenarnya yang perlu kita ubah hanyalah mengganti roti dari tepung terigu menjadi roti dari gandum utuh. Dengan perubahan bahan baku ini, kita bisa mengurangi 85 gram lemak perut setiap harinya.

Penelitian juga membuktikan, orang yang mengonsumsi olahan gandum lebih sering akan dengan mudah memotong total kalori yang masuk ke dalam tubuhnya. Penelitian ini diumumkan di American Journal of Clinical Nutrition.

Terlalu lama tenggelam dalam stres.

Rasa panik, cemas, takut, atau stres akan menaikkan hormon kortisol. Hormon ini akan memberikan efek domino yang negatif pada tubuh karena kita akan jadi mudah sekali lapar dan metabolisme tubuh bekerja lebih lambat. Alhasil, perut semakin buncit dan lingkar pinggang pun melebar.

Ayo buang stres. Caranya, duduk dengan tenang, tutup kedua mata, dan tarik napas dalam-dalam secara perlahan. Setelah itu, embuskan napas dari mulut kita dalam 8 hitungan. Terus lakukan sampai kita merasa rileks.

“Ngemil” tengah malam.
Saat kita mengalami kesulitan tidur atau terpaksa bergadang, rasa lapar biasanya akan datang menghampiri ketika jam sudah menunjukkan lewat tengah malam. Kita pun melangkahkan kaki ke dapur dan membuka lemari makanan atau kulkas. Tanpa pikir panjang, kita membiarkan tangan memilih makanan seperti cokelat, keripik, atau bahkan mi instan. Jika ini yang terjadi, ya jangan heran jika perut kesulitan untuk tanpa timbunan lemak.

Sebenarnya, kita boleh saja menikmati camilan pada malam hari. Hanya, kita harus memilih makanan yang “aman” bagi perut dan lingkar pinggang. Misalnya kacang almon, susu rendah lemak, atau yoghurt rendah lemak. Camilan-camilan ini akan membuat perut kita kenyang lebih lama dan perut jauh dari tumpukan lemak.